
Temanggung – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 Masehi atau 1 Abad NU, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung bersama keluarga besar Kampus Hijau menggelar Nyadran Kampus Hijau yang dipusatkan di Komplek Masjid Al-Ittihad INISNU Temanggung, Jumat pagi (30/1/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika dan lembaga di lingkungan Kampus Hijau, di antaranya INISNU Temanggung, AKPER Al-Kautsar, BPP INISNU, YAPTINU, TK ELPIST, MI ELPIST, KBIHU Babussalam NU, serta Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Temanggung. Nyadran Kampus Hijau dikemas dalam sejumlah rangkaian kegiatan keagamaan, sosial, dan reflektif sebagai bagian dari peringatan 1 Abad NU.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi Haul Massal, Khotmil Qur’an, Tahlil Bersama, Launching QRIS Masjid Al-Ittihad, Penyerahan Bantuan dari BSI kepada Masjid Al-Ittihad, serta Sarasehan Harlah NU ke-100 Masehi dengan tema “Refleksi 1 Abad NU Perspektif Fikrah, Harakah, dan ‘Urf”.
Rektor INISNU Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa tradisi nyadran yang hidup di tengah masyarakat merupakan manifestasi dari Living Qur’an, yakni Al-Qur’an yang tidak hanya dibaca, tetapi juga dihayati dan dipraktikkan dalam kehidupan sosial-keagamaan umat Islam.
“Nyadran bukan sekadar tradisi, tetapi bagian dari syiar Islam, media dakwah, sekaligus wahana berbakti kepada orang tua, ulama, dan para kiai yang telah mendahului kita. Di sinilah nilai-nilai Islam, ke-NU-an, dan kearifan lokal bertemu dan saling menguatkan,” ujar Ibda.
Sementara itu, Ketua BPP INISNU Temanggung, Drs. H. Nur Makhsun, M.S.I., menjelaskan bahwa pelaksanaan Nyadran Kampus Hijau yang dipusatkan di Masjid Al-Ittihad bertujuan untuk memperkuat ukhuwah dan menyatukan seluruh lembaga yang berada dalam satu ekosistem pendidikan di bawah naungan Kampus Hijau.

“Masjid Al-Ittihad menjadi simbol pemersatu. Melalui Nyadran Kampus Hijau ini, seluruh lembaga—mulai dari perguruan tinggi, sekolah, hingga lembaga layanan umat—bersatu dalam spirit 1 Abad NU,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Manager Unit Representative Office BSI Maslahat Semarang, Eko Pradana, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan lembaga keuangan syariah dalam kegiatan keagamaan dan sosial seperti ini merupakan wujud sinergi antara dunia pendidikan, umat, dan lembaga perbankan syariah.
Pihaknya mengapresiasi INISNU Temanggung yang telah melibatkan BSI dalam kegiatan keagamaan dan kemaslahatan umat. Semoga kolaborasi ini membawa keberkahan dan manfaat yang luas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan BSI KCP Temanggung Sudirman, Y. Prasetyo, Direktur AKPER Alkautsar, Ketua dan pengurus KBIHU Babussalam NU, Ketua LP Ma’arif NU PCNU Temanggung, serta ratusan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, guru, dan siswa-siswi TK serta MI ELPIST. Kegiatan berlangsung khidmat, religius, dan penuh nuansa kebersamaan sebagai refleksi perjalanan 1 Abad NU yang berakar kuat pada tradisi, keilmuan, dan pengabdian sosial. (*)
